Breaking News

BAHAS PECAH PIRING ,ATAU MENYUGUHKAN SOLUSI ATASI DEFISIT?


Kutacane 21/6/2023 ACEH LEUSER NEWS Maraknya pemberitaan tentang pecahnya piring sedang bergaung dengan mencari kambing hitamnya namun kan lebih penting mencari solusi secara bersama apalagi Aceh Tenggara mempunyai Universitas Gunung Leuser sebagai pilar kecerdasan di negeri sepakat segenep kenapa tidak manfaat lembaga pencari solusi secara akademik ?

Keadaan defisit suatu daerah bisa ditutupi dengan memaksimalkan berbagai sumber keuangan daerah baik dari dalam maupun luar daerah

Faktor penyebab defisit
Beberapa faktor dapat memengaruhi keadaan keuangan suatu negara, diantaranya:

Daya beli masyarakat rendah
Rendahnya daya beli masyarakat terhadap produk maupun jasa untuk kebutuhan sehari-hari bisa memicu terjadinya defisit anggaran.

Misalnya pembelian sembako, BBM, transportasi, dan listrik yang tidak begitu banyak pemasukan.

Keadaan ini membuat pemerintah atau Pemda harus memberikan subsidi terhadap berbagai kebutuhan agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat membeli kebutuhan tersebut.

Pembiayaan pembangunan
Sebuah negara/daerah berkembang sering melakukan investasi besar dala hal pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan memang dapat mempercepat tumbuhnya perekonomian. Namun jika tidak sebanding hasilnya pengeluaran tetap besar daripada pemasukan.

Saat inflasi
Dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBN),APBD, pemerintah/Pemda menggunakan standar harga yang sudah ditetapkan.

Namun, hal tersebut bisa berubah seiring berjalannya waktu.

Ketika terjadi inflasi tak terduga, maka beban biaya untuk berbagai program pemerintah juga akan meningkat. Sedangkan anggarannya sudah ditetapkan.

Realisasi dari rencana
Pemotongan biaya sering dilakukan pada beberapa program karena penerimaan negara/daerah tidak sesuai target.

Hal ini mengakibatkan program tidak berjalan maksimal dan setiap tahun pemerintah harus menutup kekurangan tersebut.

Dampak defisit
Secara umum defisit anggaran mampu memberikan dampak buruk bagi sebuah negara/Daerah maupun skala organisasi. Dampak tersebut atara lain:

Tingkat inflasi
Keadaan defisit dapat dilihat dari kecenderungan naiknya harga kebutuhan pokok atau inflasi.

Hal ini bisa terjadi ketika pemerintah melakukan pengeluaran untuk program jangka panjang yang belum menghasilkan.

Tingkat suku bunga
Ditandai dengan kurangnya pengeluaran karena penerimaan yang lebih sedikit. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pemerintah/Daerah harus menambah modal.

Konsumsi dan tabungan
Dengan keadaan inflasi, mampu mengurangi pendapatan riil masyarakat. Hal ini membuat masyarakat mengurangi tingkat konsumsi dan tabungannya.

Padahal peran penting tabungan adalah untuk mendorong investasi.

Pengangguran
Penurunan tingkat investasi juga berdampak pada peningkatan angka pengangguran.

Suku bunga meningkat dan penurunan investasi akan membuat proyek berhenti. Di mana sebuah proyek pasti memiliki banyak pekerja yang harus dikurangi.

Cara mengatasi defisit anggaran
Dari situ resmi Kementrian Keuangan Republik Indonesia, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan rasio pajak dan tingkat kepatuhan pajak di Indonesia bisa menghindari atau mengatasi defisit anggaran jika rasionya tinggi.

“Dengan pendapatan negara yang lebih tinggi, pemerintah akan dapat meningkatkan belanja yang bertujuan menurunkan kesenjangan di Indonesia,” kata Sri Mulyani.

Peningkatan belanja guna untuk masyarakat miskin dan mengurangi kesenjangan.

Selain meningkatkan pajak dari sisi penerimaan kas negara, juga bisa menerbitkan obligasi sehingga meningkatkan penyerapan
Tim ALN

Berita Terkait

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



Breaking News

© 2024 acehleusernews.com. All Rights Reserved. Design by Velocity Developer.
Top